Senin, 03 Oktober 2011

Sistem Informasi Pada Cafe Coffee Shop (STARBUCKS)

  1.Pendahuluan 
Komputer merupakan salah satu alat untuk memproses data menjadi informasi yang berguna oleh karena itu, untuk memproses data menjadi informasi komputer memerlukan suatu software sistem informasi,
Dengan menggunakan sistem informasi tersebut maka data dapat diproses menjadi informasi yang berguna baik untuk sekarang maupun akan datang. 
Warung kopi atau cafe sekarang sudah banyak dijumpai dari kota
besar sampai kota yang kecil, seiring berkembang, warung kopi menjadi
tempat yang sering dicari atau dibutuhkan untuk minum kopi,kumpul
bersama teman-teman. Sekarang banyak pengusaha café / warung kopi
yang melakukan inovasi serta pembaharuan dalam mendayagunakan dan
mengoptimalkan peranan dari teknologi informasi.
Sebuah sistem yang baik dapat meningkatkan kualitas dan kinerja
sebuah organisasi atau instansi, kebutuhan akan informasi semakin
meningkat, oleh karena itu keperluan sejumlah informasi yang cukup luas
mutlak diperlukan untuk mengambil keputusan yang efektif dan efisien.
Sehingga setiap manusia diharapkan mampu memanfaatkan kemajuan
teknologi untuk meningkatkan kemampuan. Oleh sebab itu diperlukan langkah kongkret yang perlu ditingkatkan.
pada Coffee Shop STARBUCKS agar mampu bersaing didunia bisnis dan usaha diantaranya melalui teknologi informasi seperti aplikasi database pada penjualan dan pengolahan data karyawan yang nantinya dapat mempermudah dalam pengembangan sistem usaha dengan lebih baik.
Namun, fakta yang terjadi pada Coffee Shop STARBUCKS belum mengoptimalkan teknologi informasi terutama pada sistem penjualan,absensi, pengajian. Sistem informasi yang diterapkan masih bersifat manual, yaitu secara tertulis. Atas dasar hal tersebut maka dalam penyusunan skripsi ini penulis
mengambil judul
“ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PADA COFFEE
SHOP STARBUCKS BERBASIS CLIENT SERVER”.
2. Landasan Teori
2.1 Konsep Dasar Informasi
1. Pengertian Informasi
Menurut Mc. Leod (1995) mengatakan bahwa informasi adalah: data yang telah
diproses, atau data yang memiliki arti.1 Sedangkan menurut Davis (1995) informasi adalah data yang diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau mendatang.2

2. Siklus Informasi
Untuk memperoleh informasi yang bermanfaat bagi penerimanya, perlu
untuk dijelaskan bagaimana siklus yang terjadi atau dibutuhkan dalam
menghasilkan informasi. Pertama-tama data dimasukkan ke dalam model yang
umumnya memiliki urutan proses tertentu dan pasti, setelah diproses akan
dihasilkan informasi tertentu yang bermanfaat bagi penerima (level management)
sebagai dasar dalam membuat suatu keputusan atau melakukan tindakan
tertentu, dari keputusan atau tindakan tersebut akan menghasilkan atau
diperoleh kejadian-kejadian tertentu yang akan digunakan kembali sebagai data
yang nantinya akan dimasukkan kedalam model (proses), begitu seterusnya.
Dengan demikian akan membentuk suatu siklus informasi (information cycle)
atau siklus pengolahan data (data processing cycles).

3. Kualitas Informasi
Kualitas informasi sangat dipengaruhi atau ditentukan oleh tiga hal pokok yaitu relevancy, accurancy, dan timelinness.
a. Relevansi (relevancy)
Informasi dikatakan berkualitas jika relevan bagi pemakainya.
Pengukuran nilai relevansi akan terlihat dari jawaban atas pertanyaan 
“How is the message used for problem solving (decision asking)?” 
Informasi akan relevan jika memberikan manfaat bagi pemakainya. 
Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan yang lainnya berbeda. Misalnya informasi mengenai hasil penjualan barang mingguan kurang relevan jika ditujukan pada manajer teknik, tetapi akan sangat relevan bila disampaikan pada manajer pemasaran.
b. Akurasi (Accuracy)
Sebuah informasi dapat dikatakan akurat jika informasi tersebut tidak
bias atau menyesatkan, bebas dari kesalahan-kesalahan dan harus jelas
mencerminkan maksudnya. Ketidak akuratan sebuah informasi dapat terjadi
karena sumber informasi (data) mengalami gangguan atau kesengajaan
sehingga merusak atau merubah data-data asli tersebut.

Beberapa hal yang dapat berpengaruh terhadap keakuratan sebuah
informasi antara lain :
- Kelengkapan (completeness) informasi
“Are necessary message items present?” Informasi yang komplit berarti informasi
yang dihasilkan atau dibutuhkan harus memiliki kelengkapan yang baik, karena
bila informasi yang dihasilkan sebagian-sebagian tentunya akan mempengaruhi
dalam pengambilan keputusan atau menentukan tindakan secara keseluruhan,
sehingga akan berpengaruh terhadap kemampuannya untuk mengontrol atau
memecahkan suatu masalah dengan baik.
- Kebenaran (correctness) informasi
“Are message items correct?” Informasi yang dihasilkan oleh proses pengolahan
data, haruslah benar sesuai dengan peerhitungan-perhitungan yang ada dalam
proses tersebut. Sebagai contoh, jika sebuah informasi menunjukkan total nilai
gaji yang harus dibayarkan pada seorang pegawai, maka informasi tersebut
haruslah sudah benar dan memuat perhitungan-perhitungan matematis yang ada
di dalam prosesnya seperti perhitungan tunjangan, perhitungan potongan dan
sebagainya.
- Keamanan (security) informasi
Keamanan sebuah informasi, tergambar dari jawaban atas pertanyaan 
“Did themessage reach all or only the intended systems users?”
- Tepat Waktu (timeliness)
“ How quickly is input transformed to correct output? ” Bahwa informasi yang
dihasilkan dari suatu proses pengolahan data, datangnya tidak boleh terlambat
(usang). Informasi yang terlambat tidak akan mempunyai nilai yang baik,
sehingga kalau digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan dapat
menimbulkan kesalahan dalam tindakan yang akan diambil. Kebutuhan akan
tepat waktunya sebuah informasi itulah yang pada akhirnya akan menyebabkan
mahalnya nilai suatu informasi.
Hal itu dapat dipahami karena kecepatan untuk mendapatkan, mengolah dan mengirimkan informasi tersebut memerlukan bantuan teknologi-teknologi terbaru.


3. Analisis
3.1 Analisis PIECES
Untuk menganalisa sistem yang lama dimaksudkan untuk menemukan
penyebab sebenarnya permasalahan-permasalahan yang terjadi sehingga
sistem yang lama tidak berfungsi. Sistem yang lama akan diganti dengan sistem
yang baru. Permasalahan-permasalahan di sistem yang lama perlu ditemukan
dan diperbaiki. Jika sistem yang baru merupakan teknologi informasi maka
perbaikan dari sistem yang lama berupa perbaikan-perbaikan dalam bentuk
informasi yang disediakan oleh sistem yang baru. Supaya sistem yang baru
berhasil, informasi-informasi yang dihasilkan harus sesuai dengan kebutuhan
pemakainya. Menganalisis kebutuhan informasi pemakai perlu dilakukan untuk
menghasilkan informasi yang relevan.
Dengan dikembangkannya sistem yang baru, maka diharapkan akan terjadi
peningkatan-peningkatan yang berhubungan dengan analisis PIECES
(Performances, Informations, Economics, Control, Eficiency, and Service)
 

1. Kinerja (Performances)
Adalah kemampuan atau peningkatan terhadap kinerja (hasil kerja)
sistem yang baru sehingga menjadi efektif. Kinerja dapat diukur dari Troughput
dan Response Time. Troughput adalah jumlah pekerjaan yang dapat dilakukan
suatu saat tertentu. Jadi ini berhubungan dengan seberapa maksimal pekerjaan
yang dapat dilakukan oleh karyawan pada Coffee Shop STARBUCKS pada waktu
tertentu dapat dikatakan efektif dan efisien. Response Time adalah rata-rata
waktu yang tertunda diantara dua transaksi atau pekerjaan ditambah dengan
waktu response untuk menanggapi pekerjaan tersebut.
Disini melihat seberapa lama waktu yang dibutuhkan atau waktu yang terbuang percuma oleh karyawan dalam melakukan pekerjaan atau dapat dikatakan efektifitas kerja karyawan.Hal ini bisa dilihat dari proses pengolahan data anggota misalnya pencarian data anggota serta pembuatan laporan yang dilakukan masih manual, sehingga dalam pengerjaannya memerlukan waktu yang lama yaitu sekitar 5 menit.
Dengan adanya sistem yang baru ini, diharapkan kinerja karyawan menjadi maksimal yaitu sekitar 3 menit untuk menyelesaikan pekerjaan, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat waktu untuk tercapainya sasaran. 

Adapun perkiraan perbandingan sistem lama dengan baru adalah
sebagai berikut:
 

Tabel 3.2 Analisis Performance
-Sistem Lama
Tugas-tugas dan beban kerja
karyawan lebih banyak.

-Sistem Baru
Tugas dan beban kerja
karyawan lebih sedikit dan lebih
ringan.
 

2. Informasi (Informations)
Informasi merupakan hal yang penting dan sangat menunjang bagi
pimpinan dalam proses pengambilan keputusan. Laporan-laporan yang sudah
selesai diproses mestinya digunakan untuk menghasilkan informasi yang
dibutuhkan oleh manajemen maupun pihak lain yang membutuhkan. Dimana
bagi pihak manajemen laporan tersebut dapat digunakan sebagai acuan untuk
merencanakan langkah selanjutnya.
Dari analisis yang telah dilakukan terlihat bahwa pada Coffee Shop STARBUCKS masih terdapat beberapa situasi yang masih membutuhkan
peningkatan kualitas kecepatan dalam pemberian informasi antara lain adalah
laporan mengenai data anggota, data , dan data sirkulasi. Yang menjadi
permasalahan dalam hal ini adalah kurang keakuratan data karena seringnya
terjadi kesalahan dalam pencatatan data penjualan, data pengajian, serta
presensi.
Dengan sistem yang baru ini mencoba membuat laporan menggunakan
teknologi komputerisasi sehingga diharapkan dapat menghasilkan laporan
sesuai dengan kebutuhan dan harapan serta dapat menghasilkan informasi
yang terformat, akurat dan tepat waktu guna memberi manfaat bagi pemakai.
Adapun perkiraan perbandingan sistem lama dengan sistem yang baru yaitu :
 

Tabel 3.3 Analisis Informations
-Sistem Lama
Informasi yang diperlukan misalnya
data didapat dalam waktu yang cukup
lama karena proses pencarian data
masih membutuhkan arsip-arsip yang
ada.

-Sistem Baru
Informasi yang diperlukan lebih cepat
diperoleh yaitu dengan sistem
searching data penjualan maka
informasi data dapat langsung
diketahui.
 

3. Ekonomi (Economics)
Adalah penilaian sistem didalam penggunaan dana dan keuntungan
yang didapat dari sistem yang dikembangkan. Nilai ekonomis merupakan
motivasi paling umum bagi berjalannya suatu proyek. Persoalan ekonomi dan
peluang berkaitan erat dengan biaya yang dikeluarkan oleh instansi/perusahaan.
Oleh karena itu untuk memperoleh keuntungan yang maksimal perlu
adanya penghematan atas biaya yang dikeluarkan. Begitu juga dengan Coffee
Shop STARBUCKS, penghematan dapat dilakukan melalui penggunaan sarana
dan prasarana secara optimal.
Dengan menggunakan sistem lama terdapat pembengkakan biaya tinta
alat tulis karena pencatatan data dilakukan secara manual dengan alat tulis,
sehingga terjadi pemborosan. Diharapkan dengan adanya sistem yang baru
nantinya akan memiliki nilai ekonomis yang akan mampu menghasilkan
manfaat sesuai dengan biaya yang dikeluarkan dan pemborosan dapat
diminimalkan.
 

Tabel 3.4 Analisis Economic
-Sistem Lama
Pemborosan biaya dalam
penggunaan kertas dan alat-alat
tulis yang digunakan untuk
Penyimpanan dokumen, karena
jika terjadi kesalahan tidak dapat
digunakan lagi dan data yang
salah tidak dapat diedit.

-Sistem Baru
Dengan sistem yang
terkomputerisasi akan menghemat
waktu dan penggunaan kertas, alat
tulis ataupun perlengkapan
penyimpanan dokumen jika terjadi
kesalahan masih dapat
diedit/diperbaiki.
 

4. Kendali (Control)
Digunakan untuk meningkatkan kinerja sistem, mendeteksi
penyalahgunaan sistem dan menjamin keamanan data dari pihak luar yang
tidak berkepentingan serta menjamin keamanan data informasi yang dihasilkan,
semakin sedikit kesalahan yang dilakukan dalam suatu kegiatan, maka tingkat
pengendalian suatu sistem semakin baik.
Pada Coffee Shop STARBUCKS terlihat adanya pengendalian yang
kurang maksimal, salah satu diantaranya adalah kurangnya pengendalian yang
terdapat pada sistem informasi sirkulasi perpustakan sehingga data atau
laporan yang dihasilkan kurang terjamin. Hal tersebut dikarenakan arsip dan
dokumen penting terdiri atas beberapa laporan saja, tidak menyeluruh serta
terdapat kesamaan data.
Dengan adanya pengawasan menggunakan sistem baru serta
pengendalian yang dilakukan, diharapkan sistem akan lebih terkendali dan
dapat berjalan dengan baik sesuai dengan standar yang diharapkan dan data
lebih aman serta tidak terdapat kesamaan data.
5. Efisiensi (Eficiency)
Efisiensi berhubungan dengan bagaimana suatu sumber daya dapat
digunkan dengan pemborosan minimal. Untuk meminimalkan sumber daya
tersebut bisa dilakukan dengan cara menaikkan atau menurunkan komoditas
berupa orang, uang, bahan atau sumber daya lainnya. Maksudnya adalah
mendapatkan sebanyak-banyaknya dari yang sekecil-kecilnya atau paling tidak
mendapatkan lebih banyak dari apa yang sudah ada.
Pada Coffee Shop STARBUCKS terlihat adanya ketidakefisienan dalam
hal pengolahan data sirkulasi. Hal ini disebabkan sistem yang kurang baik,
yang masih bersifat manual sehingga penggunaan sumber daya tenaga kerja
lebih banyak karena beban kerja besar.
Dengan menggunakan sistem baru pengguanaa sumber tenaga kerja
lebih sedikit, karena beban kerja ringan pengolahan data yang dilakukan
dengan terkomputerisasi.
 

Tabel 3.5 Analisis Eficiency
-Sistem Lama
Dengan beban kerja yang banyak
maka melibatkan banyak sumber
daya.
-Sistem Baru
Dengan beban kerja yang sedikit
maka melibatkan sedikit sumber
daya.
 

6. Pelayanan (Service)
Peningkatan pelayanan yang lebih baik pada Coffee Shop STARBUCKS
dimaksudkan untuk memberi kan pelayanan yang terbaik bagi pengunjung
serta meningkatkan kepuasan kerja pegawai. Upaya peningkatan pelayanan
tersebut dapat dilakukan melalui perbaikan dalam proses pengolahandata. 

Pada Coffeeshop STARBUCKS terlihat bahwa konsumen harus menunggu
lamanya antrian karena pencatatan data dilakukan secara manual dalam dokuman.
Dengan menggunakan sistem yang baru anggota tidak perlu mengantri lama-lama
karena pelayanan lebih cepat dengan menggunakan sistem yang terkomputerisasi.
 

Tabel 3.6 Analisis Service
-Sistem Lama
Pelayanan informasi yang diperlukan
membutuhkan waktu yang lama.

-Sistem Baru
Waktu yang dibutuhkan lebih singkat
dan cepat.
 

4. Hasil Penelitian dan Pembahasan
4.1 Perancangan Sistem
Perancangan sistem merupakan bagian awal dari pembuatan sistem
informasi dimana tahapan ini bertujuan untuk memberikan ketentuan bentuk dan
proses pada perangkat lunak yang dibuat agar pembuatan program tidak
menyimpang dari aturan dan hasil analisis yang telah diterapkan pada
perancangan program. Rancangan sistem secara umum juga merupakan
gambaran secara umum yang ditunjukkan kepada user tentang sistem yang baru
atau sistem yang diusulkan.
Arsitektur Komputer Yang Diusulkan
 

Flowchart Yang Diusulkan
-Komputer
KASIR
-Komputer
ADMIN
-Komputer
ABSEN
 

5. Kesimpulan Dan Saran
5.1 Kesimpulan
Dari uraian dan penjelasan serta pembahasan keseluruhan materi pada
bab-bab sebelumnya dan dalam mengakhiri pembahasan 

“ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PADA COFFEE SHOP STARBUCKS BERBASIS CLIENT SERVER”. ” 
maka penyusun mengambil kesimpulan bahwa :
1. Proses pengolahan data yang berjalan selama ini masih menggunakan cara
manual, belum adanya program khusus untuk mengolah data mengakibatkan
pelayanan informasi mengenai data penjualan, data absensi karyawan, data
penggajian , masih kurang memuaskan dan menjadi sangat lambat.
Misalnya saja kerumitan dalam pencarian data, kesalahan-kesalahan
pencatatan data yang membutuhkan waktu perbaikan cukup lama, semua itu
sangat perlu dibenahi. Oleh karena itu sistem manual saat ini perlu
dikembangkan menjadi sistem yang terkomputerisasi.
2. Berdasarkan Kebutuhan Informasi, sistem dirancang meliputi Penjualan ,
absensi karyawan dan Penggajian. Dan disusun dengan beberapa table yang
sudah melewati proses normalisasi. System nantinya akan menghasilkan
beberapa laporan yang dibutuhkan diantaranya laporan penjualan, laporan
karyawan, laporan pembelian dan laporan pelanggan & pemasok.
3. Proses Implementasi sistem informasi yang baru berjalan dengan baik dilihat
dari hasil pemrograman dan pengetesan program. Dan menunjukkan
program berjalan dengan benar. Implementasi program meliputi Pemilihan
dan Pelatihan Personil, Instalasi Perangkat Keras dan Perangkat Lunak,
Pemrograman dan Pengetesan Program, Uji Coba Sistem dan Konversi
Sistem.
4. Uji coba sistem dilakukan secara menyeluruh meliputi seluruh programprogram
sistem menggunakan tahap pengujian white box dan black box
menunjukkan hasil yang baik dimana seluruh program-program dalam sistem
sudah berjalan dengan normal dan baik.
5.2 Saran
Berdasarkan kesimpulan di atas, juga sebagai pertimbangan bagi pihak /
pemilik Coffee Shop STARBUCKS di dalam usaha meningkatkan pelayanan dana
kinerja Coffee Shop penyusun mempunyai beberapa saran yang dapat dipertimbangkan.
Adapun saran penyusun usulkan sebagai bahan pertimbangan untuk pihak
Coffee Shop STARBUCKS guna untuk meningkatkan kualitas kerja yaitu :
- Mengganti sistem yang masih manual menjadi sistem yang terkomputerisasi,
dimana sistem terkomputerisasi dapat mengolah dan menyajikan data lebih
efektif dan efisien dibandingkan dengan sistem manual.
- Melakukan pertimbangan terhadap sistem yang penyusun usulkan dalam
sistem tersebut dapat digunakan untuk proses pengolahan data.
Jika sistem yang penyusun usulkan ini digunakan oleh pihak Coffee
Shop STARBUCKS, maka perlu diadakan pelatihan personil dalam menangani
pengolahan data secara terkomputerisasi yang akan bertindak sabagai operator
program, supaya proses penginputan data dapat berjalan dengan lancer dan
sistem bekerja sesuai dengan harapan.
Dalam pembuatan aplikasi ini penyusun menyadari bahwa masih banyak
kekurangan, baik dari segi penulisan , desain maupun dalam pembuatan aplikasi
dikarenakan keterbatasan penyusun, untuk itu saran dan kritik sangat penyusun
harapkan. Serta harapan penyusun semoga sistem ini dapat dimanfaatkan
dengan sebaik-baiknya.
Demikian kesimpulan dan saran yang dapat penyusun sampaikan.
Penyusun berharap sistem yang diusulkan ini dapat membantu dalam proses
pencatatan data, pencarian data dan pengolahan data serta pembuatan laporan
transaksi Coffee Shop. Sehingga dapat menghasilkan informasi dengan cepat
dan akurat yang berguna dalam pengambilan keputusan bagi kemajuan Coffee
Shop STARBUCKS.




Minggu, 02 Oktober 2011

KISAH TIGA POHON

Suatu kali peristiwa, ada tiga pohon di atas sebuah bukit dalam sebuah hutan.
Mereka sedang berbincang-bincang tentang harapan2 dan mimpi2 mereka. Pohon yang pertama berkata,"Suatu hari nanti aku berharap bisa menjadi sebuah kotak tempat penyimpanan harta. Aku bisa dihiasi dengan ukiran-ukiran yang rumit & setiap orang akan melihat kecantikanku."
Kemudian pohon yang kedua berkata,"Suatu hari nanti aku akan menjadi sebuah kapal yang besar.Aku akan membawa para raja dan ratu mengarungi lautan sampai ke ujung2 bumi. Setiap orang akan merasa aman dalamku karena kekuatan dari tubuhku. " Akhirnya pohon yang ketiga berkata,"Aku ingin tumbuh menjadi pohon yang tertinggi & terkuat dihutan ini. Orang akan memandangku dari atas puncak bukit & dapat melihat carang2ku. Kalau orang berpikir tentang surga & Allah betapa dekatnya jangkauanku ke sana. Aku akan menjadi pohon yang terbesar di sepanjang waktu & orang akan mengingat aku senantiasa."
Setelah beberapa tahun berdoa mimpi mereka menjadi kenyataan, datanglah satu kelompok penebang kayu ke hutan itu. Ketika seorang penebang kayu menghampiri pohon pertama ia berkata,"Kelihatannya pohon ini kuat sekali, aku kira ini dapat dijual kepada seorang tukang kayu." Dan ia mulai menebang pohon itu. Pohon tsb bahagia sekali karena ia tahu bahwa si tukang kayu akan menjadikannya sebuah peti penyim pan harta. Seorang penebang kayu lainnya berkata kepada pohon yang kedua, "Kelihatannya pohon ini kuat & aku dapat menjualnya kepada tukang pembuat kapal." Pohon tsb bahagia karena ia tahu ia akan menjadi sebuah kapal yang besar. Ketika seorang penebang kayu menghampiri pohon yang ketiga, pohon tsb ketakutan karena ia tahu kalau ia sampai ditebang maka mimpinya tidak akan menjadi kenyataan. Salah seorang penebang kayu berkata,"Aku tidak perlu sesuatu yang spesial dari pohon ini jadi aku bawa saja." Dan ditebanglah pohon itu.
Ketika pohon pertama dibawa kepada tukang kayu, ia dijadikan sebuah kotak tempat makanan hewan. Ia diletakkan di sebuah kandang & dipenuhi dengan jerami. Hal ini bukanlah seperti yang pohon tsb doakan. Pohon kedua dipotong2 & dijadikan sebuah perahu kecil pemancing ikan. Mimpinya menjadi sebuah kapal yang besar yang dpt membawa para raja berakhir sudah. Pohon ketiga di potong2 dalam ukuran yang besar2 & ditinggali begitu saja dalam kegelapan.
Tahun demi tahun berlalu & pohon2 tsb sudah lupa akan mimpi mereka. Suatu hari ada seorang pria & wanita datang ke kandang tsb. Si wanita melahirkan seorg bayi & meletakkan bayi tsb dalam kotak makanan hewan (yang dibuat dari pohon pertama) yang dipenuhi jerami. Si pria berharap mendapatkan tempat tidur untuk bayi tsb tapi palungan itulah yang menjadi tempatnya. Pohon tsb dapat merasakan betapa penting peristiwa tsb & ia telah menyimpan harta yang termulia sepanjang jaman. Tahun-tahun berikutnya, sekelompok orang berada dalam sebuah perahu pemancing ikan dibuat dari pohon yang kedua. Salah seorang dari mereka sedang kelelahan & akhirnya tertidur. Ketika mereka ada ditengah2 laut, gelombang besar melanda mereka & pohon tsb tidak menyangka kalau ia cukup kuat untuk menyelamatkan orang yang ada dalam perahu tsb. Orang2 tsb membangunkan orang yang sedang tidur itu, kemudian ia berdiri sambil berkata "diam, tenanglah" & gelombang tsb berhenti. Kali ini pohon tsb menyadari bahwa ia telah membawa raja diatas segala raja dalam perahunya.
Akhirnya ada seorang datang mendapatkan pohon yang ketiga. Pohon tsb diseret sepanjang jalan & banyak yang mengejek orang yang sedang memikul kayu tsb. Ketika mereka sampai pada suatu tempat, orang tsb dipakukan pada kayu tsb & diangkat tinggi sampai mati di atas sebuah puncak bukit. Ketika hari Minggu tiba, pohon tsb menyadari bahwa ia cukup kuat untuk tegak berdiri diatas puncak & berada sedekat mungkin dengan Allah karena Yesus telah disalibkan pada kayu pohon tsb.

Pesan:
Ketika segala rencana tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, selalu ingat bahwa Allah punya rencana untuk saudara. Kalau kita menaruh percaya padaNya, Ia akan memberi saudara karunia2 besar. Masing2 pohon tsb mendapatkan apa yang mereka ingini, cuma tidak seperti yang mereka bayangkan.

BERIKAN DAN LUPAKAN

Suatu malam hujan turun dengan lebat diiringi angin kencang dan petir yang menyam bar-nyambar. Malam itu telepon berdering di rumah seorang dokter.
'Istri saya sakit,'' terdengar suara minta pertolongan. ''Dia sangat membutuhkan dokter segera."
Si dokter menjawab, ''Dapatkah bapak menjemput saya sekarang? Mobil saya sedang masuk bengkel.''
Mendengar jawaban itu, lelaki tersebut menjadi berang. ''Apa?!'' katanya dengan marah. ''Saya harus pergi menjemput dokter pada malam yang berhujan lebat seperti ini?''
Coba Anda renungkan cerita inspiratif diatas.
Seperti yang sudah saya paparkan dalam rubrik ini bulan lalu, kita senantiasa meminta sesuatu kepada orang lain. Sayangnya, kita seringkali lupa untuk memberi. Kita tak sadar bahwa apapun yang kita berikan sebenarnya adalah untuk diri kita sendiri, bukan untuk siapa-siapa.
Di dunia ini tak ada yang gratis. Segala sesuatu ada harganya. Seperti halnya membe li barang, Anda harus memberi terlebih dahulu sebelum meminta barang tersebut. Kalau Anda seorang penjual, Anda pun harus memberikan pelayanan dan mencipta kan produk sebelum meminta imbalan jasa Anda.
Inilah konsep ''memberi sebelum meminta'' yang sayangnya sering kita lupakan
dalam kehidupan sehari-hari.
Padahal ''memberi sebelum meminta'' adalah sebuah hukum alam.
Kalau Anda ingin anak Anda mendengarkan apa yang Anda katakan, Andalah yang harus memulai dengan mendengarkan keluh kesah mereka.
Kalau Anda ingin karyawan atau bawahan Anda bekerja dengan giat, Andalah yang harus memulai dengan memberikan perhatian, dan lingkungan kerja yang kondusif. Kalau Anda ingin disenangi dalam pergaulan, Anda harus memulainya dengan. memberikan bantuan dan keperdulian kepada orang lain.

Orang yang tak mau memberi adalah mereka yang senantiasa dihantui perasaan takut miskin. Inilah orang-orang yang ''miskin'' dalam arti yang sesungguhnya.
Padahal, di dunia ini berlaku hukum kekekalan energi.
Kalau Anda memberikan energi positif kepada dunia, energi itu tak akan hilang. Ia
pasti kembali kepada Anda.
Persoalannya, banyak orang mengharapkan imbalan perbuatan baiknya langsung dari orang yang ditolongnya.
Ini suatu kesalahan. Dengan melakukan hal itu, Anda justru membuat bantuan tersebut menjadi tak bernilai.
Anda mempraktikkan manajemen ''Ada Udang Di Balik Batu.'' Anda tak ikhlas dan tak
tulus. Ini pasti segera dapat dirasakan oleh orang yang menerima pemberian Anda.
Jadi, alih-alih menciptakan kepercayaan pemberian Anda malah akan menghasilkan kecurigaan.

Agar dapat efektif, Anda harus berperilaku seperti sang surya yang memberi tanpa mengharapkan imbalannya.
Untuk itu tak cukup memberikan harta saja, Anda juga harus memberikan diri Anda, dari
hati Anda yang paling dalam. Jangan pernah memikirkan imbalannya. Anda hanya perlu percaya bahwa apapun yang Anda berikan suatu ketika pasti kembali kepada Anda. Ini merupakan suatu keniscayaan, suatu hukum alam yang sejati.


Sebetulnya semua orang di dunia ini senantiasa memikirkan kepentingan dirinya sendiri. Namun, kita dapat membedakannya menjadi dua tipe orang.
Orang pertama kita sebut sebagai orang yang egois.
Merekalah orang yang selalu meminta tetapi tak pernah memberikan apapun untuk orang lain. Orang ini pasti dibenci dimana pun ia berada.

Jenis orang kedua adalah orang yang juga mementingkan diri sendiri, tetapi dengan cara mementingkan orang lain. Mereka membuat orang lain bahagia agar mereka sendiri menjadi bahagia. Ini sebenarnya juga konsep mementingkan diri sendiri tetapi sudah diperhalus.
Kalau Anda selalu memberikan perhatian dan bantuan kepada orang lain, banyak orang yang akan menghormati dan membantu Anda. Kalau demikian, Anda sebenarnya sedang berbuat baik pada diri Anda sendiri.

Bagaimana kalau Anda membaktikan diri Anda untuk menolong anak-anak terlantar dan orang-orang miskin?
Ini pun sebenarnya adalah tindakan ''mementingkan diri sendiri dengan cara mementingkan orang lain.''
Anda mungkin tak setuju dan mengatakan, ''Bukankah saya tidak mendapatkan
apa-apa. Saya kan bekerja dengan sukarela.
Memang benar, Anda tidak mendapatkan apa-apa secara materi, tetapi apakah Anda sama sekali tidak mendapatkan apa-apa? Jangan salah, Anda tetap akan mendapat kan sesuatu yaitu kepuasan batin. Kepuasan batin inilah yang Anda cari. Anda membantu orang lain supaya mendapatkan hal ini.

Jadi, apapun yang kita lakukan di dunia ini semuanya adalah untuk kepentingan kita sendiri.
Orang-orang yang egois sama sekali tak memahami hal ini. Mereka tak sadar
bahwa mereka sedang merusak diri mereka sendiri.

Sementara orang-orang yang baik budinya sadar bahwa kesuksesan dan kebahagiaan baru dapat dicapai kalau kita membuat orang lain senang, menang, dan bahagia.
Hanya dengan cara itulah kita akan dapat menikmati kemenangan kita dalam jangka panjang.
Inilah hukum Menang-Menang (win-win) yang berlaku dimana saja, kapan saja dan untuk siapa saja.

BERPIKIR SEDERHANA

Terpetik sebuah kisah, seorang pemburu berangkat ke hutan dengan membawa
busur dan tombak. Dalam hatinya dia berkhayal mau membawa hasil buruan yang paling besar, yaitu seekor rusa. Cara berburunya pun tidak pakai anjing pelacak atau jaring penjerat, tetapi menunggu di balik sebatang pohon yang memang sering dilalui oleh binatang-binatang buruan. Tidak lama ia menunggu, seekor kelelawar besar kesiangan terbang hinggap di atas pohon kecil tepat di depan si pemburu. Dengan ayunan parang atau pukulan gagang tombaknya, kelelawar itu pasti bisa diperolehnya. Tetapi si pemburu berpikir, "untuk apa merepotkan diri dengan seekor kelelawar? Apakah artinya dia dibanding dengan seekor rusa besar yang saya incar?"

Tidak lama berselang, seekor kancil lewat. Kancil itu sempat berhenti di depannya bahkan menjilat-jilat ujung tombaknya tetapi ia berpikir, "Ah, hanya seekor kancil, nanti malah tidak ada yang makan, sia-sia." Agak lama pemburu menunggu. Tiba-tiba terdengar langkah-langkah kaki binatang mendekat, pemburupun mulai siaga penuh, tetapi ternyata, ah... kijang.
Ia pun membiarkannya berlalu.

Lama sudah ia menunggu, tetapi tidak ada rusa yang lewat, sehingga ia tertidur. Baru setelah hari sudah sore, rusa yang ditunggu lewat. Rusa itu sempat berhenti di depan pemburu, tetapi ia sedang tertidur. Ketika rusa itu hampir menginjaknya, ia kaget.

Spontan ia berteriak, "Rusa!!!" sehingga rusanya pun kaget dan lari terbirit-birit sebelum sang pemburu menombaknya. Alhasil ia pulang tanpa membawa apa-apa.

Banyak orang yang mempunyai idealisme terlalu besar untuk memperoleh sesuatu yang diinginkannya. Ia berpikir yang tinggi-tinggi dan bicaranyapun terkadang sulit dipahami. Tawaran dan kesempatan-kesempatan kecil dilewati begitu saja, tanpa pernah berpikir bahwa mungkin di dalamnya ia memperoleh sesuatu yang berharga. Tidak jarang orang-orang seperti itu menelan pil pahit karena akhirnya tidak mendapat kan apa-apa. Demikian juga dengan seseorang yang bergumul dengan pasangan hidup yang mengharapkan seorang gadis cantik atau perjaka tampan yang baik, pintar dan sempurna lahir dan batin, harus puas dengan tidak menemukan siapa-siapa.

Berpikir sederhana, bukan berarti tanpa pertimbangan logika yang sehat.
Kita tentunya perlu mempunyai harapan dan idealisme supaya tidak asal tabrak.
Tetapi hendaknya kita ingat bahwa seringkali Tuhan mengajar anak-Nya dengan perkara-perkara kecil terlebih dahulu sebelum mempercayakan perkara besar dan lagipula tidak ada sesuatu di dunia yang perfect yang memenuhi semua idealisme kita. Berpikirlah sederhana.

3 PERTAYAAN

Ada seorang pemuda yang mencari seorang guru agama, pemuka agama atau siapapun yang bisa menjawab 3 pertanyaannya.
Akhirnya sang pemuda itu menemukan seorang bijaksana.

Pemuda : Anda siapa? Bisakah menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?
Bijaksana : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda.

P : Anda yakin? Sedang profesor dan banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab pertanyaan saya.
B : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya.

P : Saya punya 3 buah pertanyaan.
1. Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukkan wujud Tuhan kepada saya.
2. Apakah yang dinamakan takdir?
3. Kalau setan diciptakan dari api kenapa dimasukkan ke neraka yang terbuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat setan, sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?

Tiba-tiba sang orang bijaksana tersebut menampar pipi si pemuda dengan keras.

P (sambil menahan sakit) : Kenapa anda marah kepada saya?
B : Saya tidak marah... Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 buah pertanyaan yang Anda ajukan.

P : Saya sungguh-sungguh tidak mengerti.
B : Bagaimana rasanya tamparan saya?

P : Tentu saja saya merasa sakit.
B : Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?

P : Ya.
B : Tunjukkan pada saya wujud sakit itu!

P : Saya tidak bisa.
B : Itulah jawaban pertanyaan pertama. Kita semua merasakan keberadaan Tuhan tanpa mampu melihat wujudNya
B : Apakah tadi malam Anda bermimpi akan ditampar oleh saya?

P : Tidak.
B : Apakah pernah terpikir oleh Anda akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?

P : Tidak.
B : Itulah yang dinamakan Takdir.

B : Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?
P : Kulit.

B : Terbuat dari apa pipi anda?
P : Kulit.

B : Bagaimana rasanya tamparan saya?
P : Sakit

B : Walaupun setan dan neraka sama terbuat dari api, neraka tetap menjadi tempat menyakitkan untuk setan.

KISAH IKAN DAN AIR

Suatu hari seorang ayah dan anaknya sedang duduk berbincang-bincang di tepi sungai.
Kata Ayah kepada anaknya, "Lihatlah anakku, air begitu penting dalam kehidupan ini, tanpa air kita semua akan mati."
Pada saat yang bersamaan, seekor ikan kecil mendengarkan percakapan itu dari bawah permukaan air, ia mendadak menjadi gelisah dan ingin tahu apakah air itu, yang katanya begitu penting dalam kehidupan ini.
Ikan kecil itu berenang dari hulu sampai ke hilir sungai sambil bertanya kepada setiap ikan yang ditemuinya, "Hai, tahukah kamu dimana air ?
Aku telah mendengar percakapan manusia bahwa tanpa air kehidupan akan mati."
Ternyata semua ikan tidak mengetahui dimana air itu, si ikan kecil semakin gelisah, lalu ia berenang menuju mata air untuk bertemu dengan ikan sepuh yang sudah berpengalaman, kepada ikan sepuh itu ikan kecil ini menanyakan hal serupa, "Dimanakah air ?"
Jawab ikan sepuh, "Tak usah gelisah anakku, air itu telah mengelilingimu, sehingga kamu bahkan tidak menyadari kehadirannya.
Memang benar, tanpa air kita akan mati."
Apa arti cerita tersebut bagi kita ?
Manusia kadang-kadang mengalami situasi seperti si ikan kecil, mencari kesana kemari tentang kehidupan dan kebahagiaan, padahal ia sedang menjalaninya, bahkan kebahagiaan sedang melingkupinya sampai-sampai dia tidak menyadarinya.....
Kehidupan dan kebahagiaan ada di sekeliling kita dan sedang kita jalani, sepanjang kita mau membuka diri dan pikiran kita, karena saat untuk berbahagia adalah saat ini, saat untuk berbahagia dapat kita tentukan......
"Being happy can be hard work sometimes, it is like maintaining a nice home, you've got to hang on to your treasures and throw out the garbage.."
"Being happy requires looking for the good things. One person sees the beautiful view and the other sees the dirty window, choose what you see and what you think."

Nilai Sebuah Senyuman


Dia tidak meminta bayaran, namun menciptakan banyak
Dia memperkaya meraka yang menerimanya, tanpa membuat melarat mereka yang memberinya.
Dia terjadi hanya sekejap namun kenangan tentangnya kadang-kadang bertahan selamanya.
Tak seorangpun yang meskipun kaya mampu bertahan tanpa dia, dan tak seorangpun yang begitu miskin tetap menjadi lebih kaya daripada manfaatnya.
Dia menciptakan kebahagian di rumah, mendukung niat baik dalam bisnis dan merupakan tanda balasan dari kawan-kawan.
Dia memberi istirahat untuk rasa lelah, sinar terang untuk rasa putus asa, sinar mentari bagi
kesediahan dan penangkal alam bagi kesulitan.
Namun dia tidak bisa di beli, dimohon dipinjam atau dicuri karena dia adalah sesuatu yang tidak
berguna sebelum di berikan pada orang lain.
Dan apabila pada menit terakhir kesibukan … di mana sebagian pelayan penjual kami menjadi
terlalu lelah untuk memberi Anda senyuman, bolehkah kami meminta Anda meninggalkan seulas senyuman Anda?
Karena tak seorangpun yang begitu yang lebih membutuhkan senyuman daripada mereka yang tidak punya lagi yang tersisa untuk diberikan!

IKHLAS dan MENGHARGAI

suatu hari ada seseorang yang menyendiri tiba tiba ada seekor burung kecil mendekatinya ... lalu ia menangkapnya dengan alasan untuk menemani kesendiriannya .. seseorang itu menaruh burung kecil itu dalam sangkar . yang kemudian seseorang itu berfikir dengan cara mengurungnya burung itu tidak akan kemana-mana,
dan tidak akan meninggali dya dalam kesendiriannya. akan tetapi sewaktu seseorang itu ingin memberi makan terhadap burung kecil itu . burung kecil itu tidak memakan yang di berikan oleh seseorang itu .. karna burung itu tidak cocok dengan makanan yang di berikan dari seseorang itu ,. hingga burung itu pun menjadi lemas ...
seseorang itu khawatir tehadap si burung kecil ini ... jika ia tidak makan pasti akan mati ... akhirnya seseorang itu berfikir.. melepaskannya dari sangkarnya ... lalu membiarkannya terbang dan mencari makanannya sendiri ,, hingga suatu hari seseorang itu menemui burung yang sudah tumbuh besar dan indah ... dan ternyata itu burung kecil yang dahulu pernah ia kurung dalam sangkar..
seseorang itu senang melihat burung kecil itu menjadi burung besar dan indah ... dan menyesali perbuatannya yang dulu jika saja ia mengurungnya terlalu lama nasib burung kecil itu mungkin akan mati dan tidak akan tumbuh besar dan indah seperti yang sudah ia lihat ,,,dan akhirnya ia pun sadar bawha pada dasarnya .. kebahagiaan suatu mahluk itu bukan apa yang kita beri .. tapi apa yang kita bisa lakukan untuk suatu yang bisa kita hargai ... seperti burung tadi .. ia menghargai bahwa burung kecil itu mempunyai kehidupannya sendiri . bukan memaksa untuk hidup dengannya.

semoga CERITA diaatas bisa membuka arti dalam suatu ke IKHLASan dan MENGHARGAI kehidupan mahluk lainnya ..



CREATED BY :: IFAL